Big Dream Sentinc

Membahas Permainan Poker




PBB Sepakat Rosulusi Perlindungan Pelaut Adalah Gagasan RI

Posted on

Sidang Majelis umum perserikatan bangsa-bangsa atau PBB diberitakan mengesahkan resolusi soal kerjasama yang berlangsung antar negara dalam rangka melindungi para pelaut (seasafers) di tengah-tengah masa pandemi virus Corona ini secara konsensus pada hari Selasa 1 Desember 2020.

PBB Sahkan Resolusi Perlindungan Pelaut

Resolusi yang mana digagas oleh Indonesia tersebut sudah disponsori oleh 71 negara anggota PBB dan juga menjadi revolusi pertama yang menyangkut pelarut dan juga pengelolaan arus barang secara global. Lewat pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia berkata bahwa Isi resolusi togel sgp 2020 itu berisikan permintaan pada negara-negara untuk bisa menetapkan pelaut sebagai “key workers” ataupun pekerja sektor penting.

Isi resolusi tersebut juga melaksanakan ketentuan soal keselamatan pelaut termasuk juga pergantian awak kapal dan juga mendorong kerjasama dari semua pihak untuk bisa memfasilitasi perjalanan, akses pelayanan kesehatan untuk para pelaut dan juga repatriasi.

“resolusi ini merupakan bukti nyata kiprah Indonesia sebagai negara maritim dan juga kepulauan terbesar dalam mendorong kerjasama untuk melindungi laut terutama dari dampak pandemi virus Corona,” begitulah ungkap menteri luar negeri Retno Marsudi.

Retno juga mengatakan bahwa dukungan 71 negara pada resolusi itu jadi bukti keberhasilan Indonesia dalam hal memperjuangkan isu strategis. Gagasan Indonesia di forum PBB itu pasalnya sejalan juga dengan upaya internasional untuk bisa mendorong peningkatan perdagangan global dan juga kelancaran transportasi laut. Karena seperti yang diketahui sektor perkapalan mengangkut 80% dari produk perdagangan dunia dan juga memainkan peranan yang sangat penting dalam menghadapi tantangan virus Corona. Dan bisa dikatakan terutama dalam mengangkut obat-obatan dan juga alat-alat kesehatan,  makanan dan juga kebutuhan pokok yang lainnya,  transportasi laut sangatlah penting.

Sekarang ini Indonesia menempati urutan ketiga yang jumlah pelautnya ( anak buah kapal) paling banyak di dunia setelah Cina dan Filipina. Menurut data yang dilansir dari CNN Indonesia, ada paling tidak dua juta pelaut di dunia yang mana bekerja sama di lebih dari rp980.000 kalau komersial dan juga mengangkut lebih dari 11 miliar ton dari keseluruhan produk perdagangan global.

Diplomasi Multilateral Torehkan Tinta Emas Lagi

Bisa dikatakan diplomasi multilateral Indonesia bisa menorehkan Tinta Emas kembali pada sidang Majelis umum PBB yang berlangsung pada tanggal 1 Desember 2020 yang lalu. Hal ini menjadi sebuah terobosan yang sangat penting mengingat isu tentang ke laut jadi perhatian dari semua pihak terutama di tengah-tengah  masa pandemi virus Corona ini.

Retno Marsudi juga menjelaskan bahwa dukungan dari 71 negara PBB ini jadi bukti keberhasilan Indonesia untuk memperjuangkan isu strategis dan juga menjadi “ jembatan” antar kepentingan dari negara dan juga dari berbagai kawasan.

Wakil tetap Republik Indonesia di PBB yaitu dubes Dian triansyah Djani juga menegaskan, “ dukungan berbagai negara atas inisiatif Indonesia ini tak lepas dari peran aktif diplomasi multilateral Indonesia di bidang Kelautan dan juga pengelolaan arus barang Global termasuk dalam mendorong kerja sama di tengah situasi covid-19.”

Inisiatif dari Indonesia di PBB ini pasalnya sejalan juga dengan upaya untuk mendorong peningkatan perdagangan internasional dan juga kelancaran transportasi laut. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa peran Indonesia di Kancah internasional terutama di PBB bisa dinyatakan sebagai langkah yang sangat progresif. Dengan inisiatif Indonesia yang disetujui oleh 71 negara anggota PBB ini membuktikan bahwa Indonesia bisa menunjukkan keaktifannya dalam berkontribusi.